bf544cf0-2f2d-4b4c-8bb5-219e6654383b

Simulasi Investasi Rp300.000/bulan Jadi Berapa ya sekarang

Investasi Rp300.000/bulan – Mengelola keuangan pribadi untuk tujuan investasi bukanlah hal yang mudah saat ini. Apalagi jika kita tinggal di daerah perkotaan yang cenderung mendorong kita untuk bertindak konsumtif untuk menunjang gaya hidup kita.

Investasi Rp300.000/bulan – Namun, apapun kondisinya, perlu disadari bahwa investasi sangat penting sebagai syarat masa depan. Investasi sebaiknya dilakukan sejak dini karena dengan jangka waktu yang lebih lama dapat memberikan keuntungan yang lebih besar. (Baca juga: Inilah 4 Alasan Mengapa Anda Harus Berinvestasi di Usia Muda)

Dengan berinvestasi, Anda akan menghasilkan uang yang kita miliki tumbuh dan mencegah kita dari risiko inflasi setiap tahun. Selain itu, investasi juga akan membantu kita memenuhi keinginan kita, seperti membeli rumah atau mobil atau membiayai anak sekolah untuk pendidikan tinggi dan perjalanan. Bahkan jiga kita berinvestasi juga akan membebaskan kita dari permasalahan keuangan (financial freedom) di usia pensiun dan kita tidak akan bisa lagi bekerja.Berinvestasi kini bisa dimulai dengan dana atau modal yang relatif rendah. Salah satu contohnya adalah investasi reksa dana. Investasi reksa dana bisa dimulai dengan modal minimal Rp100.000. Selain reksa dana, deposito, saham, obligasi, emas, dan properti juga bisa dijadikan alternatif pilihan investasi. Namun perlu diperhatikan bahwa setiap jenis investasi memiliki karakteristik yang berbeda dalam hal memberikan manfaat dan risiko. (Baca juga: Identifikasi alat investasi yang memiliki prospek cerah ke depan)

Artikel Terkait  Investasi & Bisnis Penyewaan Barang Dan Jasa

Investasi Rp300.000/bulan Jadi Berapa

BACA JUGA: 15 Jenis Asuransi Syariah Prudential Terbaru 2021

Untuk melihat lebih jelas keuntungan berinvestasi, mari kita coba hitung menggunakan kalkulator rencana keuangan yang tersedia di Bareksa.com Tools Sebagai contoh, kami menggunakan sarana investasi reksa dana pasar uang yang dianggap memiliki risiko pasar yang relatif rendah. Rata-rata keuntungan reksa dana pasar uang sekitar 3,77% per tahun. Sebagai contoh, pada tahun 2016 modal investasi awal kami adalah Rp 300.000. Kemudian kami rajin berinvestasi di reksa dana pasar uang Rp 300.000 untuk jangka waktu 3 tahun.

Jadi, berapa perkiraan pengembalian investasi kita dalam tiga tahun ke depan?

Simulasi Investasi Rp300.000/bulan, Tabel : Simulasi Kalkulator Investasi

Investasi Rp300.000/bulan Jadi Berapa

Hasil simulasi menggunakan kalkulator perencanaan investasi:

Investasi Rp300.000/bulan Jadi Berapa

Sesuai perhitungan kalkulator perencanaan keuangan, dana investasi gabungan sebesar Rs. 11,10 juta. Pada April 2019, uang kita menjadi 11,61 juta rupee atau tumbuh 4,60 persen.

BACA JUGA: Asuransi Investasi Prudential Untuk Anda

Nilai pengembalian investasi dapat lebih besar jika dilakukan dengan jangka waktu investasi yang lebih lama dan ditempatkan pada aset lain yang berpotensi memberikan pengembalian yang lebih tinggi. Namun perlu diperhatikan bahwa semakin tinggi return yang diharapkan, maka semakin tinggi pula risiko yang harus diambil (high risk return). Disarankan untuk melakukan investasi sesuai dengan profil risiko masing-masing. Kemudian bila kita tidak menginvestasikan atau cuma menyimpan uang di bawah bantal dan celengan, tentunya nilai uang kita tidak akan naik atau turun karena tergerus oleh inflasi.

Artikel Terkait  Investasi Carа Jual Beli Emаs Bаtаng Onlіne

Bahkan orang-orang terkaya di dunia berinvestasi untuk menjaga nilai aset kekayaan mereka, seperti yang dilakukan Warren Buffett dan Robert Kiyosaki. Berinvestasi dalam kenyataan menghalangi kesenangan saat ini. Namun dalam jangka panjang, investasi akan sangat bermanfaat bagi kita untuk memenuhi kebutuhan dan ketidakpastian masa depan. karena itu, investasi sangatlah penting bagi kita dan harus dilakukan sejak dini.

 

Simulasi Investasi Rp300.000/bulan, DISCLAIMER

 

Tidak semua data kinerja pengembalian dan investasi yang disediakan dalam artikel ini dapat digunakan sebagai jaminan utama untuk akun pembelian atau penjualan sekuritas. Data tersebut merupakan catatan kinerja berdasarkan data historis dan bukan merupakan jaminan kinerja masa depan dari sekuritas apa pun. Berinvestasi melalui reksa dana memang berisiko. Investor harus membaca dan memahami prospektus sebelum memutuskan untuk berinvestasi di reksa dana